Tentang kamu
15 Agustus 2010Mata ini tertuju oleh mu
Lidah ini berbicara tentang kamu
Buahkan pikiran untuk mengingatmu
menghembus napas saat aku sebut namamu
Membuka telinga saat mendengar suaramu
Kamu…
Dengan keistimewaan bagiku
Kamu…
Buah ciuman cinta untukku
Kamu…
Kenangkan semua denganku
Dan Aku…
Hanya bisa mengenal tentang kamu di hatiku
Hujan berduri
25 November 2009Petikan bunga nan basah.. Dipenghujung embun panas.. Tak lepas dari duri yang menyakitkan.. Dalam tangkai yang kokoh tertanam.. Hidupku bagai sinar yang melalui serat kaca.. Jikalau bebas tak tertahan.. Jiwaku bagai jiwa yang terbang memeluknya.. Jikalau ia dapat menangkap sayapku..
waktu
15 Oktober 2009Pekikan suara menghantam telinga ku
Bahkan ancaman batin menusuk hatiku
Aku tetap sabar menghadapinya
Kemauan bagai raja ku penuhi
Ayunan tangan ku terima dengan ikhlas
Aku tetap sabar merabanya
Apakah aku perempuan yang dapat dianggap sabar?
Apa aku perempuan yang mampu bersabar?
Telingaku terasa mengerang ketika ia berbicara
lidahku terasa kaku ketika ia mengancam
tubuhku gemetar ketika ia memainkan tangan
Hatiku menangis ketika ia menghujam
Tak mampu lagi aku meneteskan air mata
tak mampu lagia aku hening dalam iba
Sikap yang dingin tanpa kesadaran
Sikap yang acuh seakan mempermainkan
Tak kan ada yang lebih rela selain diriku
Takan ada yang lebih peduli selain diriku
Dan tak ada yang lebih mampu selan diriku
dengannya… aku hidup mencintainya..